Sabtu, 13 April 2019

Tugas Bahasa Indonesia UTS

1.  KEIN Nilai Revolusi Industri 4.0 Buka Ruang Besar bagi UMKM


Saat ini dunia usaha dihadapi dengan adanya tantangan baru yaitu keharusan setiap sektor industri masuk dalam Revolusi Industri 4.0. Dalam rapat APEC tahun 90-an, kata Airlangga (Menteri Perindustrian), disebutkan bahwa globalisasi untuk ASEAN bakal dimulai ditahun 2020."Saat ini yang namanya revolusi industri ke 4 dimulai dengan revolusi internet yang dimulai pada tahun 90-an, nah tahun 90-an belum tahu kalau internet efeknya akan seperti hari ini. Hari ini seluruh negara di dunia baru melihat apa efek dari Internet of things," 

Lebih lanjut Airlangga mengungkapkan bahwa pemanfaatan Internet of things ini pertama kali dilakukan oleh Jerman. Jerman pula lah yang mengglobalkan istilah industri 4.0. Ketua Komite Ekonomi dan Industri Nasional (KEIN) Soetrisno Bachir mengatakan era Industri 4.0 memberikan ruang besar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk meningkatkan skala usahanya. Sebab, menurut dia, dalam era ini hanya usaha yang menerapkan digitalisasi yang akan mampu berkompetisi secara efisien dan efektif sehingga menang dalam persaingan usaha. Pentingnya digitalisasi sangat membantu pelaku bisnis, saat ini saja BUMN dibidang pertanian sudah melakukannya. Langkah ini juga harus dilakukan didalam sektor – sektor yang lain, sebagai pelaku industri tentu perlu adanya sinergi infrastruktur digital dengan industri kecil dan menengah. Itu semua sudah dilakukan tinggal bagaimana kita mengelolanya. sumber https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-4507440/kein-nilai-revolusi-industri-40-buka-ruang-besar-bagi-umkm



2. Hubungan Bahasa, Budaya dan Masyarakat Untuk Mendukung Perkembangan Bahasa Indonesia di Dunia Akademik (Universitas Pekalongan)
            Penggunaan Bahasa Indonesia didalam dunia pendidikan di unikal belum dilakukan dengan baik dan maksimal. Ini bisa kita lihat dalam pembelajaran dikampus ketika dosen mengajarkan materi masih menggunakan bahasa daerah jawa khususnya pekalongan. Walaupun tidak semua dosen menggunakan bahasa campuran antara bahasa indonesia dengan bahasa pekalongan. Bagusnya ketika acara seminar dan pertemuan dosen sudah maksimal dalam menggunakan bahasa indonesia.
            Dalam mata kuliah yang berhubungan dengan bahasa seperti aplikom yang mengajarkan membuat tugas seperti makalah tidak memperhatikan bahasa dalam penilainnya. Hal – hal kecil seperti inilah yang membuat penggunaan bahasa indonesia oleh mahasiswa tidak maksimal. Penggunaan bahasa yang baik dan benar di Universitas Pekalongan memang masih sulit untuk diterapkan. Karena banyaknya pengaruh dari kebiasaan yang ada dimasyarakat

3. Mengenal Kata Baku Dan Tidak Baku.

Kata Baku
Gadget
Gawai
Babysister
Pramusiwi
Mouse
Tetikus
Netizen
Warganet
Link/Hyperlink
Pranala
Online
Daring
Offline
Luring
Selfie
Swafoto
Server
Peladen
Stand Up Comedy
Komedi Tunggal
Salah Ketik
Saltik
Noise
Derau
Preview
Pratayang
Handy Talkie
Portofon
Efektif
Mangkus
Efisien
Sangkul
Microphone
Pelantang






















4. Suku Kata Bahasa Asli Daerah Pekalongan
Kata Daerah
Arti Kata (Indonesia)
Nyigar
Membelah
Abuh
Bengkak
Ndrodhog
Menggigil
Iko-Iko
Aneh-aneh
Grumungan
Bercakap-cakap
Tanek
Matang
Wahing
Bersin
Gegiyang
Cepat
Klemar – klemer
Lemah lembut
Blaret
Tergores
Kinca
Gula jawa cair
Pawon
Dapur
Payon
Atap
Grojogan
Air terjun
Intip
Kerak nasi
Tenglilob
Berkilauan
Dhandhang
Panci besar
Lindhu
Gempa
Antepan
Berani
Ngemplong
Membiarkan terbuka
Babar blas
Sama sekali
Umeb
Mendidih
Methungkul
Menunduk
Konangan
Ketahuan
Sier
Anak sungai
Ngeleri
Menjemur pakaian
Nylumbat
Mengupas kelapa
Mesusi
Mencuci beras
Napeni
Memilah beras
Besi
Penampan

5. Penggunaan Kata Baku dan Tidak Baku

Analisis :

Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku yaitu kata Coklat , kata baku yang benar adalah Cokelat. (Gambar tersebut diambil di Jl. Rinjani no 1 podosugih pekalongan barat)








Analisis : Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Di butuh kan , kata baku yang benar adalah tidak di spasi Di butuhkan. (Gambar tersebut diambil di depan pasar buaran)

















Analisis :
Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Service , kata baku yang benar adalah Servis . (Gambar tersebut diambil di Jl. Raya kalipancur bojong pekalongan)







Analisis :

Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Praktek , kata baku yang benar adalah Praktik . (Gambar tersebut diambil di Perumahan korpri no.67 Desa Tanjungsari, Kajen)

















Analisis :
Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata 10 Rbuan , kata baku yang benar adalah Rp 10.000 atau Sepuluh ribu rupiah. (Gambar tersebut diambil di Jalan raya Amboekembang, sebelah utara RSI Pekajangan)
















Analisis :
Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Rp. 12000 , kata baku yang benar adalah 12.000/Rp 12.000 karena penggunaan titik hanya untuk memisahkan nominal. (Gambar tersebut diambil di Jl. K H Wahid Hasyim No.57 Kauman Ledok Pekalongan)













Analisis :
Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Kapling  , kata baku yang benar adalah Kaveling . (Gambar tersebut diambil di Desa Wangandowo Bojong Kab. Pekalongan)













Analisis : Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Photo Copy dan Foto Copy , kata baku yang benar adalah Fotokopi karena kata tersebut sudah tidak tergabung dengan kata serapan laian atau bahasa asing. (Gambar tersebut diambil di Jl. Surobayan, Wonopringgo)










Analisis : Pada gambar di samping terdapat kata tidak baku/benar yaitu kata Di Jual , kata baku yang benar adalah Dijual atau digabung karena diikuti kata kerja. (Gambar tersebut diambil di Jl. Kulubaru Karanganyar)







Tidak ada komentar:

Posting Komentar